DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI, DAN KOMUNIKASI MENGGUNAKAN MODEL PANGUATAN PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III SDN KUIN CERUCUK 5 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RIZQON FADILLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Fadillah, Rizqon. 2026. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi, dan Komunikasi Menggunakan Model PANGUATAN Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SDN Kuin Cerucuk 5 Banjarmasin. Skripsi Jurusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.
Pembimbing : Dr. Noorhapizah, S.T., M.Pd.
Kata kunci: Model PANGUATAN, Berpikir Kritis, Kolaborasi, Komunikasi, Hasil Belajar.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan hasil belajar murid pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif murid, pembelajaran yang masih berpusat pada guru, serta belum optimalnya penggunaan model pembelajaran yang mengembangkan keterampilan abad ke-21. Jika tidak diatasi akan berdampak pada rendahnya hasil belajar murid. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model PANGUATAN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas selama 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu murid kelas III SDN Kuin Cerucuk 5 Banjarmasin sebanyak 16 orang. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta tes tertulis untuk mengukur hasil belajar murid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 24 dengan kriteria "baik" dan pada pertemuan 4 meningkat menjadi skor 30 dengan kriteria "sangat baik". Aktivitas murid meningkat dari 44% dengan kriteria "sebagian kecil murid aktif" menjadi 87% dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat aktif". Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 31% dengan kriteria "sebagian kecil murid terampil" menjadi 87% dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat terampil". Keterampilan kolaborasi meningkat dari 50% dengan kriteria "sebagian besar murid terampil" menjadi 94% dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat terampil". Keterampilan komunikasi juga meningkat dari 31% dengan kriteria "sebagian kecil murid terampil" menjadi 94% dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat terampil". Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar murid yang awalnya 44% menjadi 100%, sehingga mencapai ketuntasan klasikal pada pertemuan terakhir.
Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan model PANGUATAN pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar murid. Disarankan model PANGUATAN dapat digunakan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI