DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK, MEMBACA PEMAHAMAN, DAN MENULIS DALAM TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL PELITA PADA SISWA KELAS 5A SDN PELAMBUAN 2 BANJARMASIN
PENGARANG:AYYA MAULIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Maulida, Ayya. (2026). Meningkatkan Keterampilan Menyimak, Membaca Pemahaman, danMenulisdalamTeksEksposisiMenggunakanModelPELITApadaSiswaKelas 5ASDNPelambuan2Banjarmasin.SkripsiJurusanPendidikanGuruSekolahDasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Drs. Mahmuddin, M.Pd.

 

KataKunci:Menyimak, MembacaPemahaman, Menulis,ModelPELITA

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan menyimak, membaca pemahaman, dan menulis siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia yang berdampak pada rendahnya aktivitas dan hasil belajar. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaranyangmasihberpusatpadaguru,penggunaanmodelyangkurangbervariasi,serta rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu upaya mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model PELITA yang mengombinasikan Problem BasedLearning(PBL),CooperativeIntegratedReadingandComposition(CIRC),danTalking Stick. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta menganalisispeningkatanketerampilanmenyimak,membacapemahaman,menulis,danhasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelasyangdilaksanakandalamempatpertemuan.Subjekpenelitianadalah15siswakelas5A SDN Pelambuan 2 Banjarmasin yang terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan menyimak, membaca pemahaman, menulis, dan hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptifpadasetiappertemuanuntukmengetahuiperubahanyangterjadiselamapelaksanaan tindakan.

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaaktivitasgurumeningkatdari75%menjadi97%, sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 47% menjadi 93%. Keterampilan menyimak meningkatdari60%menjadi93%,membacapemahamandari20%menjadi87%,danmenulis dari 33% menjadi 100%. Hasil belajar siswa juga meningkat pada ranah kognitif dari 53% menjadi 100%, afektif dari 80% menjadi 100%, dan psikomotorik dari 53% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PELITA mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan menyimak, membaca pemahaman, menulis, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran teks eksposisi. Model PELITA dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI