DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KERJASAMA, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL BATUAH PADA SISWA KELAS V SDN 1 WASAH HILIR | |
| PENGARANG | : | YOLA SASKIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerjasama, dan hasil belajar dalam pembelajaran matematika Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran BATUAH yang merupakan kombinasi Problem Based Learning (PBL) dan Student Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerjasama, dan hasil belajar matematika pada siswa menggunakan model BATUAH.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam empat pertemuan pada semester genap tahun pelajaran 2026/2027 dengan subjek penelitian 13 siswa kelas V SDN 1 Wasah Hilir. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan Kerjasama. Sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui pengukuran teks tertulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 22 pada pertemuan I menjadi 32 pada pertemuan IV. Aktivitas siswa meningkat dari 31% pada pertemuan I menjadi 85% pada pertemuan IV. Keterampilan berpikir kritis siswa meningkatdari 23% pada pertemuan I menjadi 85% pada pertemuan IV. Keterampilan kerjasama siswa menunjukkan perkembangan dari 31% pada pertemuan I menjadi 77% pada pertemuan IV. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dan mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal, yaitu 92% siswa memperoleh nilai ≥70.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model BATUAH dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan Kerjasama, dan hasil belajar siswa. Disarankan model BATUAH dapat dijadikan sebagai referensi alternatif dalam meningkatkan kualitas akrivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan Kerjasama, dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI