DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH, DAN KOMUNIKASI MATEMATIS PADA MUATAN MATEMATIKA, MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PBL, NHT, DAN GBL DI KELAS V SDN SEBERANG MESJID 1 | |
| PENGARANG | : | DANANG KUNCORO JATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi matematis murid kelas V pada mata pelajaran matematika, yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta murid yang cenderung pasif dan kurang teliti memeriksa hasil pekerjaannya. Solusi yang diterapkan adalah kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Game Based Learning (GBL). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi matematis, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Penelitian dilaksanakan di kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 26 murid. Sumber data berasal dari guru dan murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan tes tertulis individu, dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan komunikasi matematis, serta soal evaluasi hasil belajar. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan konsisten dari pertemuan pertama hingga ketiga. Aktivitas guru meningkat dari 75% menjadi 96,88%, aktivitas murid dari 65,38% menjadi 92,31%, keterampilan berpikir kritis dari 61,54% menjadi 88,46%, pemecahan masalah dari 57,69% menjadi 80,77%, dan komunikasi matematis dari 57,69% menjadi 84,62%. Hasil belajar kognitif meningkat dari 57,69% menjadi 84,62%, afektif dari 57,69% menjadi 88,46%, dan psikomotorik dari 53,85% menjadi 88,46%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi model PBL, NHT, dan GBL daoat meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, komunikasi matematis, dan hasil belajar murid kelas V padamata pelajaran matematika di SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi atau alternatif bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI