DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI MODEL PENTAS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, BERPIKIR KRITIS, DAN KERJASAMA PADA SISWA KELAS III PELAJARAN IPAS DI SDN KOLAM KANAN | |
| PENGARANG | : | CIKAL PANGAYOM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
ABSTRAK
Cikal Pangayom. 2026. Implementasi Model PENTAS untuk Meningkatkan Motivasi, Berpikir Kritis, dan Kerjasama pada Siswa Kelas III Pelajaran IPAS di SDN Kolam Kanan. Skripsi S1 Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Ari Hidyat, M.Pd.
Kata Kunci: Model PENTAS, motivasi belajar, berpikir kritis, kerjasama, IPAS.
Pembelajaran IPAS di kelas III SDN Kolam Kanan masih menunjukkan berbagai permasalahan, yaitu rendahnya motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan kerjasama siswa. Hal tersebut terlihat dari kurangnya antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran, rendahnya kemampuan siswa dalam menganalisis permasalahan dan mengemukakan pendapat, serta belum optimalnya kemampuan bekerja sama dalam kegiatan kelompok. Kondisi tersebut berdampak pada belum tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal sehingga diperlukan suatu model pembelajaran yang mampu menciptakan pembelajaran aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan adalah implementasi Model PENTAS.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di SDN Kolam Kanan. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas III yang berjumlah 19 siswa yang terdiri atas 11 laki-laki dan 8 perempuan pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model PENTAS mampu meningkatkan kualitas pembelajaran pada setiap pertemuan. Aktivitas guru mencapai 100% dengan kategori Sangat Baik, aktivitas siswa mencapai 94% dengan kategori Sangat Aktif, motivasi belajar mencapai 92% dengan kategori Sangat Tinggi, keterampilan berpikir kritis mencapai 89% dengan kategori Sangat Kritis, dan keterampilan kerjasama mencapai 94% dengan kategori Sangat Terampil. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal juga meningkat hingga mencapai 94%, sehingga seluruh indikator keberhasilan penelitian telah tercapai.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi Model PENTAS berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, motivasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan kerjasama siswa kelas III pada pembelajaran IPAS di SDN Kolam Kanan sehingga seluruh indikator keberhasilan penelitian tercapai.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI