DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PSYCHOLOGICAL RESILIENCE DAN LEARNING AGILITY TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KARYAWAN PT AIR MINUM BANDARMASIH KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:GUSTI ALMA AMALIA RAMADHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Gusti Alma Amalia Ramadhani. Pengaruh Psychological Resilience dan Learning Agility terhadap Kinerja Karyawan dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Mediasi pada Karyawan PT Air Minum Bandarmasih Kota Banjarmasin. Dibimbing oleh Dr. Meiske Claudia, S.E., M.M.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh psychological resilience dan learning agility terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Air Minum Bandarmasih Kota Banjarmasin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika organisasi pelayanan publik yang menuntut karyawan untuk mampu beradaptasi, menghadapi tekanan kerja, serta mempertahankan kinerja secara berkelanjutan. Dalam perspektif Job Demands–Resources Theory, psychological resilience dan learning agility dipandang sebagai personal resources yang mendukung efektivitas kerja, sedangkan komitmen organisasi berperan sebagai mekanisme psikologis yang menghubungkan sumber daya individu dengan kinerja karyawan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data diperoleh dari 166 karyawan PT Air Minum Bandarmasih Kota Banjarmasin yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur menggunakan Google Form, kemudian dianalisis dengan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological resilience dan learning agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan maupun komitmen organisasi. Komitmen organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, komitmen organisasi terbukti memediasi pengaruh psychological resilience dan learning agility terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi secara langsung oleh kemampuan individu, tetapi juga secara tidak langsung melalui komitmen organisasi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa psychological resilience, learning agility, dan komitmen organisasi merupakan faktor penting dalam mendukung keberlanjutan kinerja karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat ketahanan psikologis karyawan, mengembangkan pembelajaran berkelanjutan, serta meningkatkan komitmen organisasi guna menjaga efektivitas pelayanan publik.

Kata kunci: psychological resilience, learning agility, komitmen organisasi, kinerja karyawan, Job Demands–Resources Theory.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI