DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, BERPIKIR KREATIF DAN KOLABORASI MENGGUNAKAN MODEL PRAM PADA KELAS V SDN TAJAU LANDUNG 1 KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:AHMAD RIDHO
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Ridho, Ahmad. 2026. Meningkatkan keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif dan kolaborasi menggunakan model PRAM pada Kelas V SDN Tajau Landung 1 Kabupaten Banjar. Skripsi Jurusan S1 Pendidikan Guru Sekolah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Pembimbing : Dr. Noorhapizah, S.T., M.Pd

Kata kunci: model PRAM, berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi, hasil belajar.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya keterlibatan aktif murid, serta belum optimalnya penggunaan model pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21. Apabila tidak segera diatasi, kondisi tersebut akan berdampak pada rendahnya kualitas proses dan hasil belajar murid. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model PRAM. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi melalui penerapan model PRAM.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan selama empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah murid kelas V SDN Tajau Landung 1 Kabupaten Banjar yang berjumlah 14 orang. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi, serta tes untuk mengukur hasil belajar murid.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 80% dengan kriteria “baik” dan pada pertemuan 4 mengalami peningkatan menjadi skor 36 dengan kriteria “sangat baik. Aktivitas murid meningkat dari 14% dengan kriteria “sangat sedikit murid aktif” menjadi 85% dengan kriteria hampir seluruh murid aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 14% dengan kriteria sangat sedikit murid terampil menjadi 85% dengan kriteria “hampir seluruh murid terampil”. Keterampilan berpikir kreatif meningkat dari 7% dengan kriteria “sangat sedikit murid terampil” menjadi 85% dengan kriteria “hampir seluruh murid terampil’. Keterampilan kolaborasi juga meningkat dari 28% dengan kriteria “sangat sedikit murid terampil” menjadi 92% dengan kriteria “hampir seluruh murid terampil”. Peningkatan ini berdampak pada hasil belajar murid yang awalnya 21% menjadi 100% sehingga mencapai ketuntasan klasikal sebesar 76% pada pertemuan terakhir.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PRAM dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi, serta hasil belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas V SDN Tajau Landung 1 Kabupaten Banjar. Model PRAM dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI