DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KOMUNIKASI, DAN PEMAHAMAN KONSEP MURID MENGGUNAKAN MODEL BAMAHIR PADA MUATAN MATEMATIKA KELAS IV SDN KELAYAN TIMUR 12 BANJARMASIN
PENGARANG:AKRIMNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Akrimna. (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Komunikasi, dan Pemahaman Konsep Murid Menggunakan Model             BAMAHIR pada Muatan Matematika Kelas IV SDN Kelayan Timur 12 Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,            Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.           Pembimbing: Wahdah Refia Rafianti, S.Sn., M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan Pemecahan Masalah, Keterampilan Komunikasi, Pemahaman Konsep, Model BAMAHIR.

            Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, pemahaman konsep, dan hasil belajar pada muatan Matematika kelas IV SDN Kelayan Timur 12 Banjarmasin. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya variasi model pembelajaran, serta rendahnya keterlibatan murid dalam proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model BAMAHIR. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan murid serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, pemahaman konsep, dan hasil belajar murid.

            Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 29 murid kelas IV SDN Kelayan Timur 12 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan murid, rubrik keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, pemahaman konsep, serta tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 90% menjadi 100%. Aktivitas murid meningkat dari 13,79% menjadi 100%. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 10,34% menjadi 93,10%, keterampilan komunikasi mencapai 100% dan pemahaman konsep mencapai 89,66%. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar murid yang meningkat dari ketuntasan klasikal 3,45% menjadi 100%.

            Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model BAMAHIR mampu meningkatkan aktivitas guru dan murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan komunikasi, pemahaman konsep, serta hasil belajar pada muatan Matematika. Model BAMAHIR dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI