DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH, DAN KOLABORASI SISWA KELAS V MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PIJAR DI SDN MELAYU 11 BANJARMASIN
PENGARANG:MUTYA ANANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, dan hasil belajar siswa pada muatan Matematika. Hal ini disebabkan karena pembelajaran masih kurang melibatkan siswa secara aktif, siswa belum terbiasa menganalisis permasalahan, menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta menyelesaikan masalah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran PIJAR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Melayu 11 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang pada tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, dan keterampilan kolaborasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan tabulasi silang (cross tabulation), yang disajikan dalam bentuk tabel, grafik, serta interpretasi berdasarkan persentase untuk mempermudah pemahaman terhadap hasil penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 dan 4 mengalami peningkatan dari baik menjadi sangat baik.  Keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi pada pertemuan 1 dan 4 meningkat dari Sebagian kecil siswa sangat terampil menjadi Hampir seluruh siswa sangat terampil. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar siswa, yaitu hasil belajar kognitif dari Tidak tuntas menjadi Tuntas, afektif dari Sebagian Kecil siswa berperilaku baik menjadi Hampir seluruh siswa berperilaku baik dan psikomotorik dari Sebagain besar siswa sangat terampil menjadi Hampir seluruh siswa sangat terampil.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model PIJAR dapat meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar. Penelitian ini disarankan untuk sekolah, guru, pengawa dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI