DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN, PEMECAHAN MASALAH, DAN KOLABORASI SISWA KELAS V MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL CETAR DI SDN 2 LANDASAN ULIN TIMUR
PENGARANG:SALMA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Salma. 2026. Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman, Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Siswa Kelas V Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model CETAR di SDN 2 Landasan Ulin Timur. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Drs. Ahmad Suriansyah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning, Team Assisted Individualization, Reciprocal Teaching, Membaca Pemahaman, Pemecahan Masalah, Kolaborasi.

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca pemahaman, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa pada muatan Matematika. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang inovatif, pembelajaran yang berlangsung satu arah dan berpusat pada guru, serta minimnya kesempatan siswa untuk berinteraksi dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran, sehingga sebagian besar siswa belum mencapai KKTP yang ditetapkan sebesar 70. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan Model CETAR (Contextual Teaching and Learning, Team Assisted Individualization, dan Reciprocal Teaching). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan membaca pemahaman, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Landasan Ulin Timur yang berjumlah 27 orang pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross analysis yang dijabarkan dengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4. Aktivitas guru meningkat dari kriteria Baik hingga Sangat Baik. Aktivitas siswa meningkat dari sebagian kecil siswa aktif menjadi hampir seluruh siswa aktif. Keterampilan membaca pemahaman, pemecahan masalah, dan kolaborasi secara klasikal masing-masing meningkat dari Sebagian Kecil Siswa Terampil menjadi Hampir Seluruh Siswa Terampil. Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari Sebagian Kecil Siswa Tuntas menjadi hampir seluruh siswa tuntas, afektif dari Sebagian kecil siswa berperilaku sangat baik hingga Hampir Seluruh Siswa Berperilaku Sangat Baik dan psikomotorik dari Sebagian Kecil Siswa Terampil hingga Hampir Seluruh Siswa Terampil.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Model CETAR terbukti efektif meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan membaca pemahaman, pemecahan masalah, kolaborasi, dan hasil belajar matematika siswa kelas V. Penelitian ini disarankan kepada kepala sekolah, guru, siswa, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI