DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, REPRESENTASI MATEMATIS, DAN KERJA SAMA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROSES MUATAN MATEMATIKA KELAS IV SDN KUIN CERUCUK 1 BANJARMASIN
PENGARANG:AMIRA PUPUT RAHMADANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan representasi matematis, dan kerja sama murid pada muatan Matematika kelas IV SDN Kuin Cerucuk 1 Banjarmasin. Kondisi tersebut disebabkan pembelajaran berpusat pada guru, terkendala memilih model pembelajaran yang tepat, ketidakmampuan murid memahami soal sebelum mengerjakan, kurangnya latihan yang melibatkan berbagai representasi matematika,dan diskusi kelompok yang jarang dilaksanakan. Solusi yang diterapkan adalah penggunaan model pembelajaran PROSES yang merupakan kombinasi Problem Based Learning (PBL), Snowball Throwing (ST), dan Numbered Heads Together (NHT). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan aktivitas guru dan murid, keterampilan berpikir kritis, representasi matematis, dan kerja sama murid melalui penerapan model pembelajaran PROSES SDN Kuin Cerucuk 1 Banjarmasin.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas IV SDN Kuin Cerucuk 1 Banjarmasin pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 19 murid. Data diperoleh melalui guru dan murid. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes evaluasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan kriteria dan persentase keberhasilan.

Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 66% pada pertemuan pertama menjadi 95% pada pertemuan keempat, sedangkan aktivitas murid meningkat dari 32% menjadi 95%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 32% menjadi 90%, keterampilan representasi matematis meningkat dari 37% menjadi 90%, dan keterampilan kerja sama meningkat dari 26% menjadi 95%. Selain itu, hasil belajar murid juga mengalami peningkatan. Pada aspek kognitif meningkat dari 47% menjadi 95%, afektif dari 26% menjadi 84%, serta psikomotorik dari 32% menjadi 90% pada pertemuan keempat. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran PROSES berhasil mencapai seluruh indikator keberhasilan.

Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model pembelajaran PROSES berhasil meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan representasi matematis, dan keterampilan kerja sama murid hingga mencapai indikator keberhasilan pada muatan Matematika kelas IV SDN Kuin Cerucuk 1 Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI