DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH DAN KERJASAMA SISWA KELAS III MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PERKASA DI SDN MELAYU 7
PENGARANG:RAKHMAT AFRIZA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


ABSTRAK

Afriza, Rakhmat. 2026. Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Dan Kerjasama Siswa Kelas III Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model PERKASA di SDN Melayu 7. Skripsi Jurusan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen pembimbing: Dr. Ratna Purwanti, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Aktivitas, Pemecahan Masalah, Kerjasama, Model PERKASA, Pendidikan Pancasila

 

Masalah dalam penelitian ini adalah siswa yang tampak kurang aktif, memiliki keterampilan pemecahan masalah dan kerjasama yang rendah, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman tentang konsep pendidikan pancasila dan kurangnya diskusi dalam memecahkan maslah serta kecenderungan siswa untuk pasif selama proses pembelajaran. Upaya untuk mengatasi masalah ini melibatkan penggunaan model PERKASA, yang berasal dari kombinasi model Pembelajaran Problem Based Learning, Make a Match, dan Course review horay dalam pengajaran. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan aktivitas guru dan siswa serta mendeskripsikan dan menganalisis keterampilan pemecahan masalah dan kerjasama siswa.

Penelitian ini menerapkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III di SDN Melayu 7 pada tahun akademik 2025/2026. Pendekatan dalam studi ini adalah data kualitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta keterampilan pemecahan masalah dan kerjasama selama proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data kuantitatif melibatkan hasil belajar siswa yang diperoleh melalui penilaian individu dan kelompok. Analisis data dihitung menggunakan teknik analisis deskriptif dan tabulasi silang, disajikan dalam bentuk tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai skor 39 pada kriteria “Sangat Aktif”. Aktivitas siswa mencapai 87% pada kriteria 'Sangat Aktif'. Keterampilan pemecahan masalah mencapai 80% pada kriteria “Sangat Terampil”. Keterampilan kerjasama mencapai 87% pada kriteria “Sangat Terampil”. Pencapaian klasikal hasil belajar siswa mencapai 87%, yang memenuhi kriteria ketuntasan klasikal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Problem Based Learning, Make a Match, dan Course review horay dapat meningkatkan aktivitas, keterampilan pemecahan masalah dan kerjasama dalam pendidikan pancasila untuk siswa kelas tiga di SDN Melayu 7. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menerapkan model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan pemecahan masalah dan kerjasama.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI