DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA, BERBICARA, DAN KERJA SAMA MURID MENGGUNAKAN MODEL PAASIAN DAN MEDIA LET’S READ PADA BAHASA INDONESIA KELAS III SDN KARANG MEKAR 1
PENGARANG:MUHAMMAD AUFA DZAKI ATTHOYYA KHALIK
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya keterampilan membaca, berbicara, kerja sama, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan siswa masih yang masih terbata-bata membaca, cenderung susah menceritakan pembelajaran, kurang aktif dalam berkelompok, kurang fokus, kurang terlibat aktif, serta cenderung melakukan aktivitas lain di luar pembelajaran. Upaya pemecahan masalah dilakukan melalui model PAASIAN, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Discovery Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan membaca, berbicara, kerja sama, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Penelitian dilaksanakan di kelas III SDN Karang Mekar 1 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian adalah 26 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa observasi dan rubrik  penilaian aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca, berbicara, kerja sama, serta tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis kecenderungan seluruh aspek penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 62% pada pertemuan 1 menjadi 88% pada pertemuan 4. Aktivitas siswa meningkat dari 8% menjadi 81%. Keterampilan membaca meningkat dari 50% menjadi 100%, keterampilan berbicara meningkat dari 8% menjadi 81%, dan keterampilan kerja sama meningkat dari 4% menjadi 92%. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik juga meningkat hingga mencapai ketuntasan klasikal masing-masing sebesar 100% pada pertemuan 4.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PAASIAN dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan membaca, keterampilan berbicara, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa kelas III pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Disarankan kepada guru agar model PAASIAN dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif untuk menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang aktif, bermakna, kolaboratif, dan menyenangkan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI