DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI DAN KEMANDIRIAN PADA MUATAN IPAS, MENGGUNAKAN MODEL PBL,NHT DAN GBL DIKELAS V SDN SEBERANG MESJID 1
PENGARANG:RIZKI TRIA UTAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


ABSTRAK

Utami, Rizki Tria (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi, dan Kemandirian pada Muatan IPAS Menggunakan Kombinasi Model PBL, NHT dan GBL di Kelas V di SDN Seberang Mesjid 1. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP ULM Banjarmasin.

Pembimbing : Zain Ahmad Fauzi, M.Pd

Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), Game Based Learning (GBL), berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, hasil belajar.

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin. Kondisi awal menunjukkan masih banyak murid yang mengalami kesulitan memahami materi, kurang aktif dalam diskusi kelompok, serta belum mampu belajar secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar murid melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Game Based Learning (GBL).

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 20 murid kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan persentase dan ketuntasan klasikal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model PBL, NHT, dan GBL mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru meningkat dari 68% menjadi 100%, aktivitas murid dari 55% menjadi 95%, keterampilan berpikir kritis dari 50% menjadi 95%, keterampilan kolaborasi dari 60% menjadi 100%, keterampilan kemandirian dari 55% menjadi 95%, dan ketuntasan hasil belajar dari 60% menjadi 100%.

Dengan demikian, kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Game Based Learning (GBL) terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, kemandirian, dan hasil belajar murid pada muatan IPAS di kelas V SDN Seberang Mesjid 1 Banjarmasin.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI