DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN BERDISKUSI DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN COPLE PADA SISWA KELAS 5 DI SDN TATAKAN 3 | |
| PENGARANG | : | HALIMATUS SADIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Sa’diah, Halimatus. (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah,
Keterampilan Berpikir Kritis, dan Berdiskusi dalam Pembelajaran PKN
melalui Model Problem Based Learning dan COPLE pada Siswa Kelas 5
Di SDN Tatakan 3. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Pembimbing: Wahdah Refia Rafianti, S.Sn., M.Pd.
Kata Kunci: Berdiskusi, Berpikir kritis, Model COPLE, Pemecahan Masalah,
Problem based Learning
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan pemecahan
masalah, berpikir kritis, dan berdiskusi siswa kelas V SDN Tatakan 3 pada mata
pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). Hal ini disebabkan rendahnya
keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan berdiskusi siswa yang
berujung pada kecenderugan dalam proses memahami, menjawab, dan mengoreksi
kembali jawaban. Penggunaan model pembelajaran yang berpusat pada siswa
diharapkan dapat mempercepat pemahaman materi karena siswa terlibat aktif
dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru
dan siswa, serta menganalisis keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis,
dan berdiskusi siswa kelas V di SDN Tatakan 3.
Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
mengombinasikan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini
dilaksanakan dalam empat kali pertemuan pada siswa kelas V SDN Tatakan 3 yang
berjumlah 17 orang. Penelitian ini menerapkan kombinasi model Problem based
Learning dan COPLE (Cooperative learning dan Inquiry learning). Data
penelitian diambil dari lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, instrumen
seperti keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan berdiskusi, serta tes
evaluasi hasil belajar siswa yang meliputi kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model Problem
based Learning dan COPLE (Cognitive learning dan Inquiry learning) secara
bertahap berhasil meningkatkan kualitas aktivitas guru dan aktivitas siswa di setiap
pertemuan. Peningkatan konsisten juga terjadi pada skor keterampilan pemecahan
masalah, keterampilan berpikir kritis, keterampilan berdiskusi, serta persentase
ketuntasan hasil belajar klasikal siswa.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa penerapan kombinasi
model Problem based Learning dan COPLE (Cognitive learning dan Inquiry
learning) efektif dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah, berpikir
kritis, berdiskusi, serta hasil belajar PKN siswa kelas V SDN Tatakan 3. Guru
dapat menjadikan model Problem based Learning dan COPLE (Cooperative
Learning dan Inquiry Learning) sebagai alternatif dalam pertimbangan memilih
model pembelajaran yang efektif, efisien, serta sebagai referensi untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI