DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANAN KEADILAN ORGANISASI TERHADAP QUIET QUITTING PADA KARYAWAN GENERASI Z DI INDONESIA MELALUI MEDIASI BURNOUT | |
| PENGARANG | : | AMALIA HUSNA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Perubahan budaya kerja dan meningkatnya tuntutan produktivitas mendorong munculnya strategi koping untuk menjaga kesejahteraan psikologis, terutama pada generasi Z yang lebih memprioritaskan kesehatan mental. Fenomena quiet quitting muncul sebagai strategi dalam menghadapi situasi tersebut. Survei Gallup di Asia Tenggara pada 2023 menunjukkan bahwa 68% pekerja melakukan quiet quitting, yaitu perilaku membatasi keterlibatan kerja hanya pada tugas pokoknya dan menarik diri dari pekerjaan tanpa mengundurkan diri secara formal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji mediasi burnout dalam peranan keadilan organisasi terhadap quiet quitting pada 345 generasi Z di Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross sectional dengan menyebarkan kuesioner daring. Instrumen penelitian meliputi Organizational Justice Scale dan Quiet Quitting Scale yang diadaptasi, serta Maslach-Trisni Burnout Inventory yang diadopsi. Analisis data menggunakan Process Macro Hayes Model 4. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh mediasi yang signifikan (β=-0,2017; CI= -0,2556 s.d. -0,1497). Peranan langsung keadilan organisasi (β= -0,2337; p<0,05) dan burnout (β=0,4431; p<0,05) terhadap quiet quitting juga menunjukkan hasil yang signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa burnout berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan tersebut.
Kata kunci: Keadilan Organisasi, Burnout, Quiet Quitting, Karyawan Generasi Z
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI