DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS,KERJA SAMA, KEPERCAYAAN DIRI MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL LANTANG MURID KELAS IV SDN BELITUNG SELATAN 2 | |
| PENGARANG | : | HERA FAZRIYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Fazriyati, Hera. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja sama, dan Kepercayaan Diri Menggunakan Model LANTANG Muatan IPAS KELAS IV SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin.Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Pembimbing: Dr. Muhsinah Annisa, S. Si., M.Pd
Kata kunci: Berpikir Kritis, Kerja Sama, Kepercayaan Diri, Hasil Belajar, IPAS.
Pembelajaran IPAS di kelas IV SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin masih menghadapi beberapa permasalahan, yaitu rendahnya Keterampilan Berpikir Kritis, keterampilan kerja sama, dan kepercayaan diri murid. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa murid masih kesulitan menganalisis permasalahan, cenderung pasif saat diskusi, lebih memilih teman kelompok sendiri, serta kurang percaya diri dalam mengemukakan pendapat. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif murid. Salah satu alternatif yang diterapkan adalah model LANTANG, yaitu kombinasi Problem Based Learning, Think Pair Share, dan Talking Stick. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta menganalisis aktivitas, peningkatan keterampilan berpikir kritis, Kerja sama, karakter Kepercayaan diri dan hasil belajar murid pada muatan IPAS.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian berjumlah 16 murid kelas IV SDN Belitung Selatan 2 Banjarmasin. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan murid, tes Keterampilan Berpikir Kritis, lembar observasi keterampilan kerja sama, penilaian karakter kepercayaan diri, serta penilaian hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan persentase berdasarkan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model LANTANG mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru meningkat dari 87,5% pada pertemuan pertama menjadi 100% pada pertemuan keempat. Aktivitas murid meningkat dari 12,5% menjadi 87,5%. Keterampilan Berpikir Kritis meningkat dari 37,5% menjadi 87,5%, keterampilan kerja sama meningkat dari 43,75% menjadi 87,5%. kepercayaan diri meningkat dari 50% menjadi 100%, hasil belajar kognitif meningkat dari 43,75% menjadi 87,5%, hasil belajar afektif meningkat dari meningkat dari 50% menjadi 100%, dan hasil belajar psikomotorik meningkat dari 43,75% menjadi 87,5%. Seluruh indikator keberhasilan penelitian berhasil dicapai pada akhir tindakan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model LANTANG dapat meningkatkan aktivitas baik guru dan murid, model ini mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan dan mampu mendorong Keterampilan Berpikir Kritis, kerja sama dan kepercayaan diri murid. Sehingga model ini layak dijadikan salah satu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI