DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF, KOMUNIKASI, DAN KERJASAMA SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL KOALA KELAS IV SDN MEKARSARI 2
PENGARANG:DISKA RAHMASAFITRI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Rahmasafitri, diska. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif, Komunikasi dan Kerjasama Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model KOALA Kelas IV SDN Mekarsari 2. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd

Kata kunci: Berpikir Kreatif, Komunikasi, Kerjasama, Model KOALA

 

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar diharapkan mampu mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kreatif, komunikasi, dan kerja sama. Namun, hasil observasi di kelas IV SDN Mekarsari 2 menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif, komunikasi, dan kerja sama siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kreatif, keterampilan komunikasi, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran KOALA pada pembelajaran IPAS.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas IV SDN Mekarsari 2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran KOALA yang memadukan sintaks Project Based Learning (PjBL), Jigsaw, dan Group Investigation mampu meningkatkan seluruh aspek yang diteliti. Aktivitas guru dari 91% menjadi 100%, aktivitas siswa dari 0% menjadi 90%, keterampilan berpikir kreatif dari 20% menjadi 90%, keterampilan komunikasi dari 10% menjadi 90%, keterampilan kerja sama dari 10% menjadi 100%, serta hasil belajar mencapai ketuntasan klasikal sebesar 90%.

Dengan demikian, model pembelajaran KOALA efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kreatif, keterampilan komunikasi, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV SDN Mekarsari 2. Bagi kepala sekolah dan guru, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menerapkan model pembelajaran KOALA untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengembangkan model pembelajaran KOALA pada materi atau jenjang pendidikan yang berbeda sehingga diperoleh hasil penelitian yang lebih luas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI