DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KERJA SAMA SISWA KELAS V MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PINTAR DI SDN TELUK TIRAM 1
PENGARANG:VIDIANATA AL-QIBTHIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan hasil belajar pada pembelajaran Matematika. Hal ini disebabkan siswa kurang aktif dalam bertanya dan berdiskusi, mengalami kesulitan menyelesaikan soal, serta kerja sama kelompok yang belum optimal. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran PINTAR PINTAR (Problem Based Learning, Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually (SAVI), dan Number Head Together). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas siswa, serta menganalisis keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa.

Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri atas 21 siswa kelas V SDN Teluk Tiram 1 Banjarmasin pada semester genap tahun pelajaran 2025/2026, yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Pendekatan yang digunakan adalah kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi dan tes hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang disajikan dalam tabel, grafik, dan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I hingga pertemuan IV mengalami peningkatan dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas siswa meningkat dari 47% (sebagian siswa sangat aktif) menjadi 97% (hampir seluruh siswa sangat aktif). Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 43% (sebagian siswa terampil) menjadi 91% (hampir seluruh siswa sangat terampil). Keterampilan kerja sama  meningkat dari 43% (sebagian siswa terampil) menjadi 95% (hampir seluruh siswa sangat terampil). Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa meningkat dari 57% menjadi 100%. Hasil analisis cross tabulasi menunjukkan bahwa seluruh aspek variabel penelitian mengalami peningkatan secara konsisten pada setiap pertemuan, yang menunjukkan adanya kecenderungan keterkaitan antarvariabel.

Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PINTAR mampu meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, model PINTAR dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI