DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KERJASAMA, DAN KOMUNIKASI MURID PADA MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING, DAN TALKING STICK DI KELAS IV SDN BUKIT MULIA 2
PENGARANG:FATIMAH AZ ZAHROH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Az Zahroh, Fatim. (2026).  Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis, Kerjasama

dan Komunikasi Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Contextual Teaching And Learning dan Talking Stick di Kelas IV SDN Bukit Mulia 2 Skiripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Tika Puspita Widya Rini., M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kerja Sama, Komunikasi, PBL, CTL, Talking Stick

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerjasama, dan komunikasi murid kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN Bukit Mulia 2. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, murid kurang aktif, kemampuan bekerja sama dan komunikasi yang masih rendah, serta guru belum menerapkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan ketiga keterampilan tersebut secara terpadu. Solusi yang diterapkan adalah kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan Talking Stick. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kerjasama, komunikasi, dan hasil belajar murid.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan di kelas IV SDN Bukit Mulia 2 tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 17 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif dan dijabarkan menggunakan tabel dan grafik

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 23 (baik) menjadi 31 (sangat baik). Aktivitas murid meningkat dari 35% menjadi 94%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 23% menjadi 88%, kerjasama dari 47% menjadi 94%, dan komunikasi dari 30% menjadi 88%. Hasil belajar juga meningkat, yaitu aspek kognitif dari 41% menjadi 94% dan aspek psikomotorik dari 35% menjadi 88%.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model PBL, CTL, dan Talking Stick dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerjasama, komunikasi, dan hasil belajar murid kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SDN Bukit Mulia 2. Disarankan kepada guru untuk menggunakan kombinasi model tersebut sebagai alternatif pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI