DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, BERPIKIR ANALITIS, DAN KERJA SAMA PADA MUATAN BAHASA INDONESIA KELAS IV MENGGUNAKAN MODEL SINARAN DI SDN TELUK TIRAM 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | TITANIA QHAIFA MAIDAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Maidah, Titania Qhaifa (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Berpikir Analitis dan Kerja Sama pada Muatan Bahasa Indonesia Kelas IV Menggunakan Model SINARAN di SDN Teluk Tiram 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Berpikir Analitis, Kerja Sama, Model SINARAN, Bahasa Indonesia
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendah keterampilan berpikir kritis, berpikir analitis, dan kerja sama murid dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SDN Teluk Tiram 1 Banjarmasin. Murid masih kurang dalam memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menyimpulkan, membuat penjelasan lanjut, mengatur strategi dan taktik, membedakan, mengorganisasikan, dan menghubungkan, bekerja sama secara efektif dan saling menghormati, menerima dan memahami keadaan, kemauan saling membantu, berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama, bertanggung jawab, berkontribusi terhadap pekerjaan. Solusi yang digunakan adalah model SINARAN, kombinasi Problem Based Learning, SAVI, dan Team Games Tournament. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru dan murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, berpikir analitis, kerja sama, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tindakan dilaksanakan dalam empat pertemuan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi di kelas IV SDN Teluk Tiram 1 Banjarmasin. Subjek penelitian berjumlah 21 murid, terdiri atas 12 perempuan dan 9 laki-laki. Sumber data berasal dari guru dan murid. Data dikumpulkan melalui observasi, tes/evaluasi, dan dokumentasi menggunakan lembar observasi serta instrumen penilaian hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan persentase dan kriteria keberhasilan.
Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada setiap pertemuan. Aktivitas guru meningkat dari 66% pada pertemuan 1, 75% pada pertemuan 2, 84% pada pertemuan 3, menjadi 100% pada pertemuan 4. Aktivitas murid meningkat dari 27%, 45%, 68%, menjadi 95%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 27%, 50%, 73%, menjadi 95%; keterampilan berpikir analitis dari 23%, 50%, 73%, menjadi 95%; dan keterampilan kerja sama dari 23%, 45%, 68%, menjadi 91%. Hasil belajar kognitif meningkat dari 14%, 36%, 73%, menjadi 91%; afektif dari 18%, 45%, 68%, menjadi 95%; dan psikomotorik dari 23%, 45%, 73%, menjadi 91%.
Berdasarkan hasil penelitian, model SINARAN dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, berpikir analitis, dan kerja sama murid. Guru disarankan menggunakan model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik murid, sedangkan peneliti selanjutnya dapat menerapkan model ini pada materi atau kelas berbeda.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI