DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL SANTAI MURID KELAS V DI SDN PELAMBUAN 2 BANJARMASIN
PENGARANG:RAHMA YANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Yanti, Rahma. 2026 Meningkatkan Ketrampilan Berpikir Kritis, Motivasi dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model SANTAI Murid Kelas V di SDN Pelambuan 2 Banjarmasin. Pembimbing : Dr.Celia Cianantya, S. Kom., M.Pd

Kata Kunci : Berpikir Kritis, Motivasi, Hasil Belajar, Matematika, Model SANTAI sekolah dasar.

 

       Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, motivasi dan hasil belajar murid pada mata Pelajaran Matematika kelas V SDN Pelambuan 2 Banjarmasin. Hal tersebut disebabkan pembelajaran yang masih didominasi pembelajaran berpusat pada guru sehingga murid kurang aktif, kurang berani menyampaikan pendapat, belum terbiasa berpikir tingkat tinggi, dan kurang motivasi dalam menyelesaikan tugas serta hasil belajar yang belum tercapai KKTP 70. Solusi yang digunakan adalah penerapan model SANTAI (Problem Based Learning, Talking Stick dan Picture and Picture). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, motivasi dan hasil belajar murid pada mata Pelajaran Matematika.

       Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga pertemuan. Penelitian dilakukan di kelas V SDN Pelambuan 2 Banjarmasin dengan subjek penelitian sebanyak 15 murid yang terdiri atas 12 laki-laki dan 3 perempuan. Sumber data diperoleh dari guru dan murid. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas murid, tes keterampilan berpikir kritis, anget motivasi dan hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan ketuntasan individual dan klasikal. 

       Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik. Aktivitas murid meningkat hingga mencapai persentase klasikal 93% dengan kategori hampir seluruh murid sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis murid meningkat hingga mencapai persentase klasikal 80% dengan kategori hampir seluruh murid sangat kritis. Motivasi murid meningkat hingga mencapai persentase klasikal 86% dengan kategori hampir seluruh murid sangat motivasi. Hasil belajar murid pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik juga mengalami peningkatan mencapai ketuntasan belajar pada akhir pertemuan. 

       Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model SANTAI mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, motivasi dan hasil belajar murid pada mata pelajaran Matematika kelas V SDN Pelambuan 2 Banjarmasin. Disarankan kepada guru agar model SANTAI dapat dijadikan alternatif model pembelajaran inovatif yang mampu menciptakan pembelajaran aktif, bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada murid.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI