DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | SRATETGI PENGHIDUPAN PETANI PADI KECAMATAN ALUH-ALUH KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | JUHAR LATIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
” StrategiPenghidupanPetaniPadiKecamatanAluh-AluhKabupaten Banjar”
Oleh:JuharLatifah(2210115120001)
ProgramStudiPendidikanGeografi,FakultasKeguruandanIlmuPendidikan, Universitas Lambung Mangkurat
KotaBanjarmasin
Kecamatan Aluh-Aluh merupakan salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Banjar yang didominasi oleh lahan rawa pasang surut. Karakteristik wilayah tersebut menyebabkan kegiatan pertanian menghadapi berbagai keterbatasan sehingga rumah tangga petani perlu memanfaatkan modal penghidupan yang dimiliki serta menerapkan strategi penghidupan untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemilikan modal penghidupan dan strategi penghidupan rumah tangga petani padidiKecamatanAluh-Aluh,KabupatenBanjar.Penelitianmenggunakanmetode deskriptifkuantitatifdenganjumlahsampelsebanyak362petani.Penentuansampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling, sedangkan alokasi sampel pada setiap desa ditentukan secara proporsional berdasarkan jumlah anggota kelompok tani. Data dikumpulkan melalui observasi, angket semi terbuka, dan dokumentasi, kemudian diolah menggunakan teknik skoring dan teknik persentase serta dianalisis secara deskriptif menggunakan pentagonaset.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwamodalfisikmerupakan modal penghidupan dengan nilai tertinggi (4,09), diikuti modal manusia (3,03), modal sosial (2,80), dan modal finansial (2,73), sedangkan modal alam memiliki nilai terendah (2,24). Rendahnya modal alam terutama dipengaruhi oleh rendahnya indikator budidaya tanaman non-pangan akibat karakteristik lahan rawa pasang surut yang kurang sesuai untuk pengembangan tanaman keras produktif. Kondisi tersebutmenyebabkanmasyarakatlebihmemanfaatkanlahanuntukbudidayapadi dan mendorong rumah tangga petani mengembangkan sumber pendapatan di luar sektor pertanian. Strategi penghidupan yang paling dominan adalah strategi diversifikasi (81,22%), diikuti strategi migrasi (70,99%) dan strategi intensifikasi/ekstensifikasi (54,42%). Diversifikasi dilakukan melalui penganekaragaman sumber pendapatan, seperti bertani, melaut, berdagang, buruh tani, buruh bangunan, dan pekerjaan lainnya. Tingginya modal fisik, modal manusia,danmodalsosialmendukungpenerapan strategidiversifikasi,sedangkan rendahnya modal alam menjadi faktor yang mendorong rumah tangga petani mengombinasikan berbagai sumber pendapatan untuk menjaga keberlanjutan penghidupan.
KataKunci:AsetPenghidupan,StrategiPenghidupan,PentagonAset
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI