DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK DALAM MENGGUNTING DAN MENEMPEL MELALUI PROYEK KREASI KARYA DAUR ULANG PADA KELOMPOK B TK HIDAYAH BANJARMASIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | TIURMA JULIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Juliana, Tiurma. 2026. “Mengembangkan Motorik Halus Anak dalam Menggunting dan Menempel Melalui Proyek Kreasi Karya Daur Ulang”. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd
Kata Kunci: Motorik Halus, Menggunting dan Menempel, Proyek Kreasi Karya Daur Ulang
Permasalahan dalam penelitian yaitu rendahnya kemampuan motorik halus anak dalam menggunting dan menempel. Penyebabnya karena pengalaman belajar yang kurang bervariasi, kegiatan sehari-hari anak lebih sering hanya menggunakan buku LKA, guru jarang memberikan kegiatan menggunting dan menempel, dan anak kurang mendapat kesempatan untuk berlatih. Solusi yang diberikan yaitu melalui Model Project Based Learning, Metode Demonstrasi, dan Media Bahan Daur Ulang. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis peningkatan hasil perkembangan motorik halus anak.
Pendekatan penelitian menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilaksanakan 4 kali pertemuan. Setting penelitian pada Anak Kelompok B TK Hidayah Banjarmasin Timur, yang berjumlah 14 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan motorik halus. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dijabarkan dengan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan yaitu aktivitas guru dengan kriteria “Sangat Baik”, aktivitas anak dengan kriteria “Seluruh Anak Aktif”, dan hasil perkembangan motorik halus dengan kriteria “Berkembang Sangat Baik”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru, pertemuan 1 memperoleh skor 15 dengan kriteria “Cukup Baik”, dan pertemuan 4 memperoleh skor 26 dengan kriteria “Sangat Baik”. (2) aktivitas anak, pertemuan 1 memperoleh persentase 29% dengan kriteria “Seluruh Anak Tidak Aktif”, dan pertemuan 4 memperoleh persentase 86% dengan kriteria “Seluruh Anak Aktif”. (3) hasil perkembangan motorik halus anak, pertemuan 1 memperoleh persentase 29% dengan kriteria “Belum Berkembang”, dan pertemuan 4 memperoleh persentase 86% dengan kriteria “Berkembang Sangat Baik”.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa menggunting dan menempel melalui proyek kreasi karya daur ulang, berhasil meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan motorik halus anak. Disarankan, bagi guru dapat menambah pengetahuan, memperkaya kreativitas, dan strategi pembelajaran, bagi kepala sekolah dapat membantu memberikan masukan kepada guru, bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan sebagai bahan referensi, dan bagi pengawas sekolah dapat menjadi masukan dalam pembinaan dan pengawasan terhadap guru.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI