DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF, PEMECAHAN MASALAH, DAN KOLABORASI MENGGUNAKAN MODEL BASTARI PADA MUATAN MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SDN KUIN UTARA 1
PENGARANG:JANNATUL RADHAINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Radhaina, Jannatul. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif, Pemecahan Masalah, dan Kolaborasi Menggunakan Model BASTARI pada Muatan Matematika Peserta Didik SDN Kuin Utara 1. Skripsi Jurusan Pendidikan Pendidik Sekolah Dasar, Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Herti Prastitasari, M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kreatif, Pemecahan Masalah, Kolaborasi, Model BASTARI

Rendahnya keterampilan berpikir kreatif, pemecahan masalah, dan kolaborasi peserta didik kelas IV SDN Kuin Utara 1 Banjarmasin disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik, soal yang belum berbasis HOTS, dan minimnya struktur interaksi kelompok. Penelitian ini menerapkan model BASTARI, integrasi Problem Based Learning (PBL), Student Teams Achievement Division (STAD), dan Picture & Picture, untuk menganalisis peningkatan ketiga keterampilan tersebut pada muatan Matematika materi perkalian bilangan cacah.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas selama empat pertemuan dengan subjek 25 peserta didik kelas IV SDN Kuin Utara 1 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data kualitatif hasil observasi dan data kuantitatif persentase klasikal dianalisis secara deskriptif terhadap indikator keberhasilan yang ditetapkan.

Hasil penelitian menunjukkan aktivitas pendidik mencapai skor 32 kategori "Sangat Baik". Aktivitas peserta didik meningkat hingga 84% kategori "Hampir Seluruhnya Aktif". Keterampilan berpikir kreatif meningkat hingga 92% kategori "Hampir Seluruhnya Terampil". Keterampilan pemecahan masalah meningkat hingga 84% kategori "Hampir Seluruhnya Terampil". Keterampilan kolaborasi meningkat hingga 92% kategori "Hampir Seluruhnya Terampil".

Model BASTARI terbukti mampu meningkatkan keterampilan berpikir kreatif, pemecahan masalah, dan kolaborasi peserta didik kelas IV. Disarankan pendidik menerapkan model ini secara berkelanjutan dengan variasi media, kepala sekolah mendukung penerapan model pembelajaran inovatif, dan peneliti lain mengembangkan instrumen penilaian yang lebih terperinci.

 

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI