DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH DAN KERJA SAMA MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PANCING KELAS IV SDN TELAGA BIRU 5 BANJARMASIN
PENGARANG:HANIPAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Hanipah. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah Dan Kerja Sama Matematika Menggunakan Model PANCING Kelas IV SDN Telaga Biru 5 Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing Amberansyah, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah, Kerja Sama, Model PANCING

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah,  kerja sama dan hasil belajar murid dalam muatan Matematika. Permasalahan tersebut disebabkan oleh pembelajaran menggunakan metode ceramah,  murid belum terbiasa mengerjakan soal berbasis HOTS, murid belum terbiasa memahami  materi pemecahan masalah secara kontekstual dan rendahnya percaya diri murid dalam menyampaikan pendapat. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan model PANCING, yaitu kombinasi dari model Problem Based Learning, Contextual Teaching and Learning dan Teams Games Tournamen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas murid serta menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama dan hasil belajar murid setelah diterapkan model PANCING.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama 4 kali pertemuan dengan subjek penelitian 19 murid yang terdiri atas 9 murid laki- laki dan 10 murid perempuan kelas IV SDN Telaga Biru 5 Banjarmasin pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Data yang digunakan berupa kualitatif dari observasi dan kuantitatif melalui persentase klasikal. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan tabel dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan di setiap aspek. Aktivitas guru meningkat dari skor 32 menjadi 39 dengan kategori “sangat aktif”. Aktivitas murid meningkat dari 47% menjadi 95% dengan kategori “Hampir Seluruhnya Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 42% menjadi 95% dengan kategori “Hampir seluruhnya Sangat Kritis”. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 47 menjadi 95% dengan kategori “Hampir Seluruhnya Sangat Terampil”. Keterampilan kerja sama dari 47% menjadi 95% dengan kategori “Hampir Seluruhnya Sangat Aktif”. Hasil belajar murid juga meningkat, dari ketuntasan 42% menjadi 95% pada pertemuan terakhir.

Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PANCING efektif dalam meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama, dan hasil belajar murid pada muatan Matematika. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif dalam pemilihan model pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI