DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, BERPIKIR KREATIF DAN KOLABORASI MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PMT DIBANTU MEDIA PUZZLE DIGITAL PADA MURID KELAS 4B SDN KUIN CERUCUK 4 BANJARMASIN
PENGARANG:MUHIBBAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Muhibbah. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, dan Kolaborasi Muatan IPAS Menggunakan Model PMT dibantu Media Puzzle Digital pada Murid Kelas 4B SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Zain Ahmad Fauzi, M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Kolaborasi, PMT, Puzzle Digital

Permasalahan penelitian adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid.  Hal ini disebabkan kurangnya pembiasaan pembelajaran berbasis HOTS serta pembelajaran kelompok yang belum merata. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar murid. Solusi yang peneliti tawarkan adalah dengan menggunakan  model PMT dibantu dengan media Puzzle Digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid, menganalisis keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi, serta hasil belajar murid.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah murid  kelas 4B SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin, yang berjumlah 16 orang murid. Data yang diambil merupakan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi murid. Serta data kuantitatif untuk hasil belajar murid yang diperoleh melalui tes tertulis. Indikator keberhasilan ditunjukkan apabila  ≥80% murid mencapai kategori sangat aktif, serta sangat terampil dalam berpikir kritis, berpikir kreatif, dan kolaborasi, dan mencapai nilai hasil belajar  ≥80 secara individual. 

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I hingga pertemuan III mengalami peningkatan dan memperoleh skor 32 dengan kriteria “sangat baik”. Begitu juga dengan aktivitas murid meningkat hingga memperoleh persentase 94% dengan kriteria hampi seluruh murid sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis meningkat dengan persentase 88% hingga hampir seluruh murid sangat terampil. Keterampilan berpikir kreatif meningkat dengan persentase 88% dan kriteria hampir seluruh murid sangat terampil. Serta Keterampilan kolaborasi meningkat dengan persentase 100% hingga seluruh murid sangat terampil. Hal ini berdampak positif pada peningkatan ketuntasan hasil belajar murid dari yang meningkat dengan persentase  94%  murid tuntas. 

 Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model PMT dibantu media Puzzle Digital dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir kreatif, kolaborasi, dan hasil belajar murid pada muatan IPAS. Penelitian ini dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI