DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS,MOTIVASI DAN KARAKTER WASAKA MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL CERDAS PADA MURID KELAS V SDN ANTASAN BESAR 7 BANJARMASIN
PENGARANG:MUZALIFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, serta karakter WASAKA (kerja keras) murid pada muatan IPAS di kelas V SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat satu arah, kurangnya keterlibatan aktif murid, sertaminimnyapenggunaanmodelpembelajaranyanginovatif.Dampaknya,murid belum mampu berpikir kritis dalam memahami materi, kurang termotivasi dalam belajar, serta belum menunjukkan karakter kerja keras secara optimal, sehingga hasil belajar masih rendah. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran CERDAS yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together(NHT), dan IndexCardMatch(ICM).Tujuanpenelitian ini adalahuntuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, karakter WASAKA, serta hasil belajar murid.

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakanselamaempatpertemuan.SubjekpenelitianiniadalahmuridkelasVB SDNAntasan Besar 7 Banjarmasin berjumlah 21 murid dengan 10 murid laki-laki dan 11 murid perempuan. Jenis datadalam penelitian ini adalahdatakualitatifdan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan pemecahan masalah, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui hasil belajar murid. Teknik analisis data dalam penelitian ini dihitung menggunakan analisis deskriptif dan analisis kecenderungan seluruh faktor penelitian (cross analysis).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari skor 24 pada pertemuan pertama menjadi 32 pada pertemuan keempat dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas murid meningkat dari 38 % menjadi 91% padapertemuan keempat dengan kategori “Hampir SeluruhnyaSangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritismeningkat dari 24% menjadi 86%, keterampilan Motivasimeningkat dari 33 % menjadi 95%, dan keterampilan karakter wasaka(kerja keras) meningkat dari 24% menjadi 90% pada pertemuan keempat. Selain itu, hasil belajar murid mengalami peningkatan, yaitu dari ketuntasan klasikal 29% pada pertemuan pertama menjadi 86% pada pertemuan keempat dengan kategori “Tuntas”.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa model CERDAS dapat meningkatkan keterampilanberpikirkritis,motivasi,dankarakterwasakamuridkelasVAdiSDN Antasan Besar 7 Banjarmasin. Peneliti menyarankan agar penelitian ini dapat menjadi referensi dalam menerapkan model pembelajaran utnuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan hasil belajar

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI