DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KERJA SAMA, DAN KOMUNIKASI MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL MENARA DI KELAS IV SDN KUIN SELATAN 5 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | HIKMAH HAYATI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterlibatan aktif murid dalam proses pembelajaran masih belum optimal, keterampilan murid dalam mengidentifikasi, menyelesaikan permasalahan dan mengusulkan solusi secara mandiri belum maksimal, murid cenderung mengerjakan sendiri atau bergantung kepada teman yang dirasa lebih mampu, dan murid masih kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan hanya menjawab ketika ditunjuk langsung oleh guru. Solusi yang diterapkan adalah model MENARA yang merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Make a Match. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, kerja sama, komunikasi, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas IV SDN Kuin Selatan 5 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026. Subjek penelitian berjumlah 9 murid. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, kerja sama, komunikasi, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas murid meningkat dari 11,1% pada pertemuan I menjadi 44,4% pada pertemuan II, 77,8% pada pertemuan III, dan 100% pada pertemuan IV. Keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 11,1% menjadi 88,9%, keterampilan kerja sama meningkat dari 33,3% menjadi 88,9%, dan keterampilan komunikasi meningkat dari 22,2% menjadi 88,9%. Hasil belajar murid juga mengalami peningkatan dari 11,1% menjadi 88,9%.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model MENARA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, kerja sama, komunikasi, dan hasil belajar muatan IPAS pada murid kelas IV SDN Kuin Selatan 5 Banjarmasin. Oleh karena itu, model MENARA dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan guru untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 di sekolah dasar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI