DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KREATIF DAN KOLABORASI MURID MENGGUNAKAN MODEL PRESISI PADA MUATAN MATEMATIKA DI KELAS IV SDN RANTAU KEMINTING
PENGARANG:ELSA RISNAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Risnawati, Elsa. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kreatif, dan

Kolaborasi Murid Menggunakan Model Presisi Pada Muatan Matematika

Di Kelas IV SDN Rantau Keminting. Skripsi Program S1 Studi Pendidikan

Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas

Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Herti Prastitasari, M.Pd.

Kata Kunci : Keterampilan Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Kolaborasi, Model

PRESISI

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir

kritis, Keterampilan berpikir kreatif, dan keterampilan kolaborasi murid pada

muatan matematika kelas IV SDN Rantau Keminting yang disebabkan dominannya

penggunaan metode ceramah dalam proses pembelajaran, metode pengajaran

kurang efektif dan bervariasi, kurangnya latihan soal yang mengarah pada

kemampuan tingkat tinggi, soal tidak dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, serta

murid tiidak memahami pembelajaran secara menyeluruh.Upaya mengatasi

permasalahan tersebut adalah dengan melakukan pembelajaran menggunakan

model PRESISI. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsi aktivitas guru dan

menganalisis peningkatan aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, berpikir

kreatif, kolaborasi dan hasil belajar murid.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua

macam pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif yang dilaksanakan dalam 4 kali

pertemuan. Subjek penelitian disini adalah murid kelas IV SDN Rantau Keminting,

yang berjumlah 13 murid pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Teknik

pengumpulan data yang digunakan melalui lembar observasi aktivitas guru, murid,

dan hasil belajar yang diperoleh dengan tes dan non-tes secara kelompok serta

individu.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkaan pada pertemuan 4 bahwa

aktivitas guru terlaksana hingga mencapai skor 39 dengan kriteria “Sangat Baik”.

Aktivitas murid terlaksana hingga mencapai persentase klasikal 92% dengan

kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Aktif”. Keterampilan berpikir kritis

meningkat hingga mencapai persentase klasikal 85% dengan kriteria “Hampir

Seluruh Murid Sangat Terampil”. Keterampilan berpikir kreatif meningkat hingga

mencapai persentase klasikal 85% dengan kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat

Kreatif”. Keterampilan kolaborasi meningkat hingga mencapai persentase klasikal

92% dengan kriteria “Hampir Seluruh Murid Sangat Kolaboratif”. Hasil belajar

murid meningkat hingga mencapai persentase 92% dengan kategori “Hampir

Seluruh Murid Tuntas”.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan

model pembelajaran PRESISI dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan langkah-

langkah proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan keterampilan berpikir

kritis, berpikir kreatif dan kolaborasi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI