DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KERJA SAMA, DAN MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PANCAR PADA MURID KELAS V SDN SUNGAI MIAI 11 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NORLATIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Norlatifah. 2025. Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Kerja Sama, dan Minat Belajar Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model PANCAR pada Murid Kelas V SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Dr. Novitawati, S.Psi., M.Pd.
Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Kerja Sama, Minat Belajar, Model PANCAR.
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, dan minat belajar murid. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang bersifat satu arah, kurang menekankan pemecahan masalah, jarang dilaksanakan kegiatan kerja sama, sehingga murid kurang tertarik dalam pembelajaran. Jika tidak teratasi, maka akan berdampak pada hasil belajar yang rendah. Upaya mengatasinya dengan menerapkan model PANCAR. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, minat belajar, dan hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitiannya yaitu murid kelas V SDN Sungai Miai 11 Banjarmasin yang berjumlah 14 orang, yang terdiri atas 7 orang murid laki-laki dan 7 orang murid perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, minat belajar murid, dan tes tertulis untuk mengukur hasil belajar murid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 25 dengan kriteria “baik” dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi skor 31 dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid meningkat dari 29% dengan kriteria “sebagian kecil murid sangat aktif” menjadi 86% dengan kriteria “hampir seluruhnya sangat aktif”. Keterampilan pemecahan masalah dari 21% dengan kriteria “hampir seluruh murid belum sangat terampil” menjadi 79% dengan kriteria “hampir seluruhnya sangat terampil”. Keterampilan kerja sama dari 36% dengan kriteria “sebagian kecil murid sangat terampil” menjadi 86% dengan kriteria “hampir seluruh murid sangat terampil”. Minat belajar dari 36% dengan kriteria “sebagian kecil murid sangat berminat” menjadi 93% dengan kriteria “hampir seluruh murid sangat berminat” peningkatan ini berdampak pada hasil belajar murid aspek kognitif dari 29% menjadi 79%, aspek afektif dari43% menjadi 86%, dan aspek psikomotorik dari 36% menjadi 93%.
Kesimpulan yang didapat pada proses pembelajaran materi penyajian data menggunakan model PANCAR dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, minat belajar, dan hasil belajar murid. Disarankan pembelajaran pada materi penyajian data menggunakan model PANCAR sebagai alternatif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI