DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKAATKAN AKTIVITAS, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI, DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EMAS DI KELAS III SDN SUNGAI LULUT 7 BANJARMASIN
PENGARANG:AULIAN NUR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


ABSTRAK

Nur, Auliyan (2026) Meningkatkan Aktivitas, Keterampilan Berpikir Kritis, Kolaborasi dan Hasil Belajar Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran EMAS di Kelas III SDN Sungai Lulut 7 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakulas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Keterampilan Berpikir kritis, Keterampilan Kolaborasi, EMAS, dan Pendidikan Pancasila 

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan hasil belajar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Hal tersebut disebabkan karena pembelajaran masih berpusat pada guru, model pembelajaran kurang bervariasi, siswa kurang terlibat aktif dalam diskusi, dan pembelajaran belum mendorong siswa dalam memecahkan masalah. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model EMAS dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, dan menganalisis aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Setting penelitian adalah siswa kelas III SDN Sungai Lulut 7 Banjarmasin yang berjumlah 26 orang siswa, pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 22 pada pertemuan pertama menjadi 30 pada pertemuan empat. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan, dari 27% pada pertemuan pertama menjadi 88% pada pertemuan empat. Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan perkembangan dari 19% pada pertemuan pertama menjadi 85% pada pertemuan empat. Keterampilan kolaborasi siswa menunjukkan perkembangan dari 27% pada pertemuan pertama menjadi 88% pada pertemuan empat. Sementara itu, ketuntasan hasil belajar secara klasikal meningkat dari 50% pada pertemuan pertama hingga mencapai 88% pada pertemuan empat. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan dan kemampuan siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaakn model EMAS dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, Kolaborasi, dan hasil belajar siswa. Disarankan model EMAS dapat dijadikan sebagai referensi alternatif dalam menigkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI