DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengembangan E-Modul Pembelajaran Mendalam Berbasis Model Project Based Learning pada Materi Makanan dan Sistem Pencernaan untuk Meningkatkan Literasi Gizi Siswa
PENGARANG:RAISSA HAZIRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran IPA pada materi makanan dan sistem pencernaan yang masih berorientasi pada penguasaan konsep serta belum mengintegrasikan literasi gizi ke dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan siswa belum mampu menghubungkan konsep gizi dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga diperlukan bahan ajar yang mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan e-modul pembelajaran mendalam berbasis Project Based Learning pada materi makanan dan sistem pencernaan untuk meningkatkan literasi gizi siswa berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui lembar validasi ahli, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket respon keterbacaan siswa dan angket literasi gizi siswa. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 5 Banjarmasin dengan subjek penelitian siswa kelas VIII F dan VIII H. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengukur validitas dan kepraktisan, sedangkan efektivitas dianalisis menggunakan skor N-gain, uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas e-modul memperoleh skor persentase sebesar 95% berkategori “sangat valid”; (2) kepraktisan e-modul memperoleh skor keterlaksanaan Pembelajaran sebesar 91% pada kelas VIII F dan 90% pada kelas VIII H serta Hasil uji keterbacaan dengan kategori “sangat praktis”; (3) efektivitas e-modul ditunjukkan oleh nilai N-gain sebesar 0,71 pada kelas VIII F dan 0,70 pada kelas VIII H dengan kategori “tinggi”, serta Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test (p = 0,000 < 0,05), sedangkan uji Mann-Whitney U menunjukkan tidak terdapat perbedaan peningkatan literasi gizi yang signifikan antara kedua kelas (p = 0,735 > 0,05). Berdasarkan Hasil tersebut, e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan literasi gizi siswa secara konsisten.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI