DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerjasama dan Tanggung Jawab Murid Menggunakan Model BANUA Muatan IPAS Kelas V SDN Antasan Besar 1 | |
| PENGARANG | : | IRA NADIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Nadia, Ira. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Kerjasama, dan Tanggung Jawab Murid Menggunakan Model BANUA Muatan IPAS Kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Dr. Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd.
Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kerjasama, Karakter Tanggung Jawab, Model BANUA
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, aktivitas belajar, serta hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh murid yang masih kesulitan menganalisis permasalahan, kurang aktif dalam diskusi kelompok, belum menunjukkan tanggung jawab terhadap tugas, dan hasil belajar yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, dan hasil belajar murid melalui penerapan model pembelajaran BANUA.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 22 murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin tahun pelajaran 2025/2026. Model pembelajaran BANUA merupakan kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Numbered Heads Together (NHT), dan Talking Stick. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan aktivitas murid, tes keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif, serta lembar observasi kerja sama dan tanggung jawab. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase ketuntasan individu dan klasikal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan hingga mencapai skor maksimal 28 dengan kriteria “Sangat Baik". Aktivitas murid mengalami peningkatan hingga mencapai 90,90% pada pertemuan 4 dengan kriteria "Sangat Aktif". Keterampilan berpikir kritis meningkat secara bertahap hingga mencapai 86,36% pada pertemuan 4 dengan kriteria "Sangat Kritis". Keterampilan kerjasama murid juga mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria "Sangat Terampil" secara klasikal. Karakter tanggung jawab meningkat pada setiap pertemuan 4 hingga mencapai kriteria ”Sangat Membudaya”. Peningkatan tersebut berdampak pada hasil belajar murid yang meningkat hingga mencapai ketuntasan klasikal sesuai indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran BANUA dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, tanggung jawab, serta hasil belajar muatan IPAS pada murid kelas V SDN Antasan Besar 1 Banjarmasin.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI