DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KOLABORASI, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI MENGGUNAKAN MODEL LESTARI PADA MURID KELAS IV SDN 1 AWANG HULU SUNGAI TENGAH | |
| PENGARANG | : | RESTY NURHALIZA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, dan adaptasi teknologi murid. Hal disebabkan pembelajaran masih berlangsung satu arah, murid kurang aktif, belum bisa memecahkan masalah dan mencari solusi, belum bisa bekerjasama dan kurang terintegrasi teknologi sehingga pembelajaran kurang menarik. Upaya mengatasinya menggunakan model LESTARI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, dan kemampuan adaptasi teknologi murid serta hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan PTK yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian yaitu murid kelas IV SDN 1 Awang Hulu Sungai Tengah terdiri 11 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, pemecahan masalah, kolaborasi, kemampuan adaptasi teknologi serta hasil belajar yang diperoleh melalui tes sumatif secara kelompok dan individu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 27 dengan kriteria “sangat baik” pada pertemuan 4 mempertahankan kriteria dan mendapat skor 32 dengan kriteria “sangat baik”. Aktivitas murid pada pertemuan 1 memperoleh persentase 29% dengan kriteria “cukup aktif” meningkat menjadi 90% “sangat aktif” Keterampilan pemecahan masalah murid pada pertemuan 1 memperoleh persentase 24%% dengan kriteria “cukup terampil” meningkat menjadi 90% dengan kriteria “sangat terampil”. Keterampilan kolaborasi murid pada pertemuan 1 memperoleh persentase 38% dengan kriteria “cukup terampil” meningkat menjadi 86% dengan kriteria “sangat terampil”. Kemampuan adaptasi teknologi murid pada pertemuan 1 mendapatkan persentase 29% dengan kriteria “cukup terampil” meningkat menjadi 90% dengan kriteria “sangat terampil”. Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar murid dari pertemuan 1 mendapatkan persentase 10% menjadi 100%.
Kesimpulan yang diperoleh saat proses pembelajaran muatan Bahasa Indonesia menggunakan model LESTARI dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, kemampuan adaptasi teknologi, serta hasil belajar pada murid. Pembelajaran pada muatan Bahasa Indonesia model LESTARI dapat dijadikan alternatif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI