DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MANAJEMEN PRAKTIK KERJA LAPANGAN BERBASIS DIGITAL DI SMK NEGERI KOTA BANJARMASIN (STUDI MULTI SITUS DI SMK NEGERI 2 BANJARMASIN DAN SMK NEGERI 5 BANJARMASIN) | |
| PENGARANG | : | EDI FAKHRIN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
ABSTRAK
Edi Fakhrin, 2026. Manajemen Praktik Kerja Lapangan Berbasis Digital di SMK Negeri Kota Banjarmasin (Studi Multi Situs di SMK Negeri 2 Banjarmasin dan SMK Negeri 5 Banjarmasin).TesisProgram Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing (I) Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D., (II)Dr. H. Ambo Sakka, M.Pd.
Kata Kunci: Manajemen PKL Berbasis Digital, Budaya Kerja Sekolah, Kemitraan IDUKA, Penjaminan Mutu, Sekolah Menengah Kejuruan, Transformasi Digital.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem manajemen Praktik Kerja Lapangan (PKL) berbasis digital sebagai substitusi sistem konvensional di SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 5 Banjarmasin, dengan fokus pada tiga aspek utama: pola kemitraan sekolah dengan Industri, Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA), budaya kerja sekolah, dan penjaminan mutu pengelolaan PKL.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-situs. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 17 informan kunci (Kepala Sekolah, Koordinator PKL, Kepala Program Keahlian, Guru Pembimbing, murid, perwakilan IDUKA, dan Bendahara), observasi partisipatif pasif, serta analisis dokumen di kedua lokasi penelitian. Data dianalisis melalui reduksi data, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan, kemudian dilanjutkan dengan analisis lintas situs untuk mengidentifikasi tema konvergen dan divergen
Temuan penelitian menghasilkan empat proposisi utama. Pertama, insentif finansial yang terintegrasi dalam sistem terbukti menjadi faktor paling efektif dalam mengatasi resistensi guru, mengubah perilaku pengguna secara paksa namun efektif (behavioral compliance). Kedua, fitur peta digital dan pelacakan real-time menjadi solusi atas problematika geografis klasik dalam monitoring PKL, mengubah fungsi pengawasan dari kunjungan fisik yang mahal menjadi pemantauan virtual yang intensif dan tanpa batasan jarak. Ketiga, ketiadaan integrasi antara e-PKL dengan e-rapor menyebabkan pekerjaan ganda (double work) bagi guru, berpotensi menimbulkan kesalahan input dan keterlambatan penerbitan rapor. Keempat, fungsi kontrol Kepala Program Keahlian melalui dashboard digital menciptakan akuntabilitas berlapis yang memperluas rentang kendali dan memperkuat kepemimpinan terdistribusi dalam penjaminan mutu.
Secara konseptual, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model manajemen PKL berbasis digital di SMK, khususnya dalam aspek kemitraan IDUKA, budaya kerja, dan penjaminan mutu. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan digitalisasi pendidikan vokasi serta perbaikan sistem yang lebih terintegrasi di masa mendatang.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI