DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INTERAKSI PADA SISWA KELAS V SDN KARANG INTAN 1
PENGARANG:LARASATI AMANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-06


ABSTRAK

Amanda, Larasati. (2026). Meningkatkan Aktivitas Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, Kerja Sama, dan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model Pembelajaran INTERAKSI Pada Siswa Kelas V SDN Karang Intan 1. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd., Ph.D.

Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Kerja Sama, Hasil Belajar, INTERAKSI

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Hal tersebut terjadi karena pembelajaran belum menggunakan model yang bervariasi, masih bersifat satu arah, dan masih minim melibatkan aktivitas kelompok. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran INTERAKSI (Problem Based Learning, Teams Games Tournament, dan Talking Stick) dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, serta menganalisis peningkatan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Setting penelitian yaitu siswa kelas V SDN Karang Intan 1 yang berjumlah 14 orang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan pada Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan kerja sama. Data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dan tes tertulis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat dari skor 20 pada pertemuan 1 menjadi 24 pada pertemuan 4. Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 14% pada pertemuan 1 menjadi 93% pada pertemuan 4. Keterampilan berpikir kritis siswa menunjukkan perkembangan dari 43% pada pertemuan 1 menjadi 93% pada pertemuan 4. Keterampilan kerja sama siswa juga mengalami perkembangan dari 50% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4. Sementara itu, ketuntasan hasil belajar secara klasikal meningkat dari 79% pada pertemuan 1 menjadi 100% pada pertemuan 4. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang diterapkan mampu meningkatkan keterlibatan dan keterampilan siswa secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran INTERAKSI dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran INTERAKSI dapat dijadikan sebagai referensi dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kerja sama, dan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI