DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KOLABORASI DAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF PADA SISWA KELAS V MI AN - NURIYYAH 2 | |
| PENGARANG | : | FAJARIAH AGUSTINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-06 |
Agustina, Fajariah (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Kolaborasi dan Komunikasi Matematika Menggunakan Model Pembelajaran AKTIF Siswa kelas V MI An – Nuriyyah 2. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Kependidikan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd Kata kunci : Pemecahan Masalah, Kolaborasi, Komunikasi, Model AKTIF Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas guru dan siswa, keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, dan komunikasi pada muatan Matematika, yang disebabkan oleh pembelajaran yang monoton, kurang bervariasi, serta rendahnya keterlibatan siswa akibat tidak digunakannya model dan media pembelajaran yang menarik. Solusi yang dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran AKTIF. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, komunikasi dan hasil belajar Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 4 pertemuan dengan subjek siswa kelas V MI An – Nuriyyah 2, berjujmlah 11 orang (5 laki – laki, 6 perempuan) pada semester II tahun pelajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi dan komunikasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil tes tertulis kelompok dan individu. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang disajikan dalam tabel, grafik, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dengan kriteria “baik” di pertemuan 1 sampai 2 dan kriteria “sangat baik” dipertemuan 3 sampai 4. Aktivitas siswa meningkat dari 37% menjadi 82%, keterampilan pemecahan masalah dari 37% menjadi 82%, keterampilan kolaborasi dari 37% menjadi 82%, keterampilan komunikasi dari 37% menjadi 82% serta hasil belajar siswa meningkat dari 55% menjadi 82%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model AKTIF mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas belajar siswa, keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi dan komunikasi, serta hasil belajar siswa. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI