DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR, KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, DAN MENYIMAK MURID PADA MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, THINK PAIR SHARE, DAN ROLE PLAYING DI KELAS IV SDN ANTASAN BESAR 7 | |
| PENGARANG | : | SYUFI RAUDAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-07 |
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan menyimak murid pada muatan IPAS yang disebabkan oleh proses pembelajaran monoton dan berpusat pada guru. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengimplementasikan kombinasi model Problem Based Learning (PBL), Think Pair Share (TPS), dan Role Playing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, menyimak, dan hasil belajar secara komprehensif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) desain Kemmis & McTaggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di SDN Antasan Besar 7 Banjarmasin dengan subjek penelitian 22 murid kelas IV. Sumber data diperoleh melalui teknik observasi dan tes tertulis menggunakan instrumen lembar observasi dan kuis evaluasi mandiri (LKPD). Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dijabarkan menggunakan tabel dan grafik.
Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek dari pertemuan ke pertemuan. Pada pertemuan 3, aktivitas guru mencapai 95% (Sangat Baik) dan aktivitas murid mencapai 86% (Seluruh Murid Aktif). Keterampilan berpikir kritis murid meningkat menjadi 86% (Hampir Seluruh Murid Kritis), dan keterampilan menyimak mencapai 91% (Hampir Seluruh Murid Menyimak). Sejalan dengan hal itu, ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik murid juga sukses mencapai indikator Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).
Dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model PBL, TPS, dan Role Playing efektif meningkatkan aktivitas belajar, keterampilan berpikir kritis, menyimak, serta hasil belajar muatan IPAS di kelas IV SDN Antasan Besar 7. Disarankan bagi sekolah, pendidik, dan pengawas agar menjadikan kombinasi model ini sebagai alternatif pembelajaran yang bermakna, interaktif, dan berpusat pada murid.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI