DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOMUNIKASI, DAN KOLABORASI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL PITA PADA SISWA KELAS V SDN KUIN UTARA 5
PENGARANG:EKA MAULIDA MAILANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-07


Mailani, E. M. 2025. Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Kolaborasi Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model PITA Pada Siswa Kelas V Sdn Kuin Utara 5. Skripsi program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Dosen Pembimbing: Maimunah, M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Komunikasi, Kolaborasi, dan PITA

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi siswa kelas V SDN Kuin Utara 5 pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Hasil tersebut disebabkan karena siswa masih kesulitan dalam menganalisis masalah, menyampaikan pendapat, dan bersikap pasif saat diskusi kelompok dalam proses pembelajaran. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model PITA yaitu kombinasi model Problem Based Learning, Group Investigation, dan Talking Stick. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkanketerampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi siswa.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan di kelas V SDN Kuin Utara 5 Banjarmasin pada semester II tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian sebanyak 13 siswa.Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart  yang dilaksanakan dalam  tiga untuk menggambarkan aktivitas pembelajaran keterampilan belajar siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, data kualitatif dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses pelaksanaan tindakan, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase untuk mengetahui peningkatan setiap aspek yang diteliti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari 90% pada pertemuan pertama menjadi 98% pada pertemuan terakhir. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari 46% pada pertemuan pertama menjadi 92% pada pertemuan terakhir. Keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dari 31% pada pertemuan pertama menjadi 85% pada pertemuan terakhir. Keterampilan komunikasi siswa mengalami peningkatan dari 38% pada pertemuan pertama menjadi 85% pada pertemuan terakhir. Keterampilan kolaborasi siswa mengalami peningkatan dari 54% pada pertemuan pertama menjadi 92% pada pertemuan terakhir.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model PITA dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan keterampilan kolaborasi siswa. Disarankan agar model PITA dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI