DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, MEMECAHKAN MASALAH, DAN KOLABORASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MENGGUNAKAN MODEL LENTERA PADA SISWA KELAS III SDN ALALAK SELATAN 1
PENGARANG:FEBY SUCI FIRLY AMANDA RIVADA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-07


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas guru dan siswa, keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kolaborasi siswa pada muatan Pendidikan Pancasila, yang disebabkan oleh pembelajaran yang monoton, kurang interaktif, dan rendahnya keterlibatan siswa akibat tidak menggunakan model pembelajaran yang menarik. Solusi yang dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran LENTERA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kolaborasi siswa.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 4 pertemuan dengan subjek siswa kelas III SDN Alalak Selatan 1 Banjarmasin, berjumlah 26 orang (9 laki-laki, 17 perempuan) pada semester II tahun ajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kolaborasi siswa, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil tes tertulis kelompok dan individu. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan cross tabulasi yang disajikan dalam tabel, grafik, dan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas guru dengan kriteria "sangat baik" pada pertemuan 1 hingga 4. Aktivitas siswa meningkat dari 73 menjadi 100%, keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari 77% menjadi 100%, keterampilan memecahkan masalah siswa meningkat dari 69% menjadi 100%, keterampilan kolaborasi siswa meningkat dari 81% menjadi 100%, serta hasil belajar siswa meningkat dari 69% menjadi 100%.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model LENTERA mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan kolaborasi siswa. Penelitian ini disarankan untuk kepala sekolah, guru, siswa, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI