DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI, DAN KOMUNIKASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING NUMBERED HEADS TOGETHER AND TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS 3 SDN SUNGAI JINGAH 5 BANJARMASIN
PENGARANG:AHDA BARORI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-07


Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid pada pembelajaran IPAS kelas III SDN Sungai Jingah 5 Banjarmasin. Data awal menunjukkan hanya 5 murid (16,67%) dari 30 murid yang mencapai ketuntasan hasil belajar (KKTP), sementara sebagian besar murid mengalami kesulitan memberikan penjelasan konsep (76,67%), mencari informasi relevan (80%), mengajukan solusi alternatif (76,67%), berbagi ide dalam kelompok (83,33%), serta menyampaikan pendapat secara runtut dan percaya diri (80%). Kondisi ini disebabkan pembelajaran yang masih berpusat pada guru dengan metode ceramah dan kurangnya penerapan model inovatif yang melatih keterampilan abad ke-21. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru dan murid serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi murid melalui penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Teams Games Tournament pada mata pelajaran IPAS.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas III SDN Sungai Jingah 5 Banjarmasin dengan 30 murid. Data yang dikumpulkan berupa data kualitatif (observasi dan refleksi) dan kuantitatif (skor serta persentase). Indikator keberhasilan adalah aktivitas guru mencapai skor minimal 24 (kriteria “Sangat Baik”), aktivitas murid serta ketiga keterampilan secara klasikal mencapai ≥76% (kriteria “Hampir Seluruh Murid Aktif/Terampil”), dan hasil belajar mencapai ketuntasan klasikal ≥80%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan ke-4 aktivitas guru memperoleh skor 26 dengan kriteria “Sangat Baik”. Aktivitas murid mencapai ketuntasan klasikal 83,33% (kriteria “Hampir Seluruh Murid Aktif”). Keterampilan berpikir kritis mencapai 80%, keterampilan kolaborasi 83,33%, dan keterampilan komunikasi 80% dengan kriteria “Hampir Seluruh Murid Terampil”. Sementara itu, hasil belajar murid mencapai ketuntasan klasikal 83,33% (25 dari 30 murid). Seluruh aspek mengalami peningkatan secara konsisten dari pertemuan pertama hingga keempat.

Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan Teams Games Tournament efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta hasil belajar murid pada mata pelajaran IPAS kelas III SDN Sungai Jingah 5 Banjarmasin. Saran yang diajukan adalah model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif bagi guru, sekolah perlu mendukung fasilitas dan pelatihan, serta peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian serupa dengan menambahkan variabel pendukung seperti media digital interaktif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI