DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH, DAN KERJASAMA MENGGUNAKAN MODEL SINERGI PADA MURID KELAS V SDN 3 CEMPAKA KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | SITI RAHMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2026-08-07 |
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kerjasama murid kelas V pada pembelajaran Matematika. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnya rasa ingin tahu murid terhadap materi yang dipelajari, dan keaktifan dalam kerja kelompok belum merata. Jika tidak teratasi akan berdampak pada hasil belajar yang rendah. Upaya mengatasinya dengan menggunakan model SINERGI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama, serta hasil belajar murid.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 pertemuan. Subjek penelitian yaitu murid kelas V SDN 3 Cempaka yang berjumlah 24 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, serta tes tertulis untuk mengukur hasil belajar secara kelompok dan individu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 38 dengan kriteria "baik" dan meningkat pada pertemuan 4 menjadi skor 52 dengan kriteria "sangat baik". Aktivitas murid secara klasikal meningkat dari 29,17% dengan kriteria "sebagian kecil murid sangat aktif" menjadi 91,67% dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat aktif". Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 20,83% menjadi 83,33%, keterampilan pemecahan masalah meningkat dari 20,83% menjadi 87,50%, dan keterampilan kerja sama meningkat dari 25% menjadi 87,50%, semuanya dengan kriteria "hampir seluruh murid sangat terampil". Peningkatan ini berdampak pada hasil belajar murid yang awalnya 37,50% menjadi 95,83% sehingga mencapai ketuntasan klasikal sebesar 95,83%.
Kesimpulan yang diperoleh saat proses pembelajaran pada materi Bilangan Cacah Sampai 1.000.000 menggunakan model SINERGI dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kerja sama, dan hasil belajar murid. Disarankan pembelajaran pada materi bilangan cacah menggunakan model SINERGI sebagai alternatif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI