DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS, BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MENGGUNAKAN MODEL GUIDED INQUIRY, PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS IV SDN BELITUNG SELATAN 4
PENGARANG:MUHAMMAD RIDHA ALMALY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-07


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan proses sains, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan berpikir kreatif murid kelas IV SDN Belitung Selatan 4 Banjarmasin pada pembelajaran IPAS. Murid masih mengalami kesulitan melakukan penyelidikan, menganalisis hubungan sebab akibat, mengevaluasi informasi, dan menghasilkan solusi kreatif karena pembelajaran masih didominasi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan proses sains, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan berpikir kreatif melalui penerapan model Guided Inquiry, Problem Based Learning, dan Discovery Learning.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualiatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Pemecahan masalah dilakukan melalui penerapan kombinasi model Guided Inquiry, Problem Based Learning, dan Discovery Learning. Subjek penelitian berjumlah 16 murid kelas IV SDN Belitung Selatan 4 Banjarmasin. Sumber data meliputi guru, murid, dan proses pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, dan tes menggunakan lembar observasi, lembar penilaian keterampilan, dan tes evaluasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan dijabarkan dengan menggunakan table dan grafik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan hingga mencapai kriteria sangat baik, sedangkan aktivitas murid meningkat hingga mencapai kriteria sangat aktif. Peningkatan tersebut diikuti oleh berkembangnya keterampilan proses sains, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan berpikir kreatif murid secara bertahap pada setiap pertemuan hingga seluruh indikator keberhasilan penelitian tercapai.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model Guided Inquiry, Problem Based Learning, dan Discovery Learning efektif meningkatkan aktivitas guru, aktivitas murid, keterampilan proses sains, keterampilan berpikir kritis, dan keterampilan berpikir kreatif pada pembelajaran IPAS. Guru disarankan menerapkan kombinasi model tersebut secara berkelanjutan agar pembelajaran lebih bermakna dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir murid.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI