DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, REPRESENTASI, KOMUNIKASI MATEMATIS DAN KOLABORASI MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL MATEMATRILOKA PADA SISWA KELAS III SDN 3 CEMPAKA
PENGARANG:FARADELLATUL HUSNA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-07


Husna, Faradellatul. (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Representasi, Komunikasi Matematis dan Kolaborasi Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model Matematriloka Pada Siswa Kelas III SDN 3 Cempaka. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Wahdah Refia Rafianti, S.Sn., M.Pd. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Representasi, Komunikasi Matematis, Kolaborasi, Model MATEMATRILOKA. Pembelajaran Matematika di kelas III B SDN 3 Cempaka Banjarbaru menghadapi permasalahan berupa rendahnya keterampilan berpikir kritis, representasi matematis, komunikasi matematis, dan kolaborasi peserta didik. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada pendidik sehingga peserta didik kurang aktif, kurang percaya diri, dan mengalami kesulitan memahami konsep. Sebagai solusi, penelitian ini menerapkan model MATEMATRILOKA yang mengintegrasikan Problem Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan Talking Stick. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, serta peningkatan keterampilan berpikir kritis, representasi matematis, komunikasi matematis, dan kolaborasi peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas III B SDN 3 Cempaka Banjarbaru dengan subjek penelitian sebanyak 29 peserta didik. Sumber data diperoleh dari aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tertulis dengan instrumen berupa lembar observasi aktivitas pendidik, lembar observasi aktivitas peserta didik, lembar penilaian keterampilan, dan soal evaluasi hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif menggunakan persentase klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pendidik meningkat dari 80,56% menjadi 100,00%. Aktivitas peserta didik meningkat dari 6,90% menjadi 86,21%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 6,90% menjadi 89,66%, representasi matematis dari 20,69% menjadi 93,10%, komunikasi matematis dari 10,34% menjadi 89,66%, dan kolaborasi dari 17,24% menjadi 89,66%. Ketuntasan hasil belajar pada akhir penelitian mencapai 93,10% pada aspek kognitif, 89,66% pada aspek afektif, dan 93,10% pada aspek psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model MATEMATRILOKA efektif meningkatkan aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, keterampilan berpikir kritis, representasi matematis, komunikasi matematis, kolaborasi, dan hasil belajar pada mata pelajaran Matematika. Model ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Peneliti selanjutnya disarankan mengembangkan penerapan model MATEMATRILOKA pada materi atau jenjang pendidikan yang berbeda untuk menguji efektivitasnya secara lebih luas.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI