DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, PEMECAHAN MASALAH DAN KOLABORASI SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PENA DI KELAS III SDN TANJUNG PAGAR 1 BANJARMASIN
PENGARANG:AHMAD MAULANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-07


Maulana, Ahmad (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Pemecahan Masalah dan Kolaborasi Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Menggunakan Model PENA di Kelas III SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Wahdah Refia Rafianti, S.Sn., M.Pd.

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah, Kolaborasi, Model PENA

Pembelajaran Matematika di kelas III SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin menghadapi kendala berupa rendahnya keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi siswa, serta kesulitan dalam operasi hitung dasar akibat proses belajar yang masih didominasi guru (teacher-centered). Sebagai solusi, penelitian ini menerapkan Model PENA kombinasi dari Problem Based Learning (PBL), Realistic Mathematics Education (RME), dan Numbered Heads Together (NHT) yang bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, sekaligus meningkatkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi mereka.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif ini dilaksanakan dalam empat pertemuan di kelas III SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan aktivitas guru, aktivitas siswa, tiga jenis keterampilan (berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi), serta tes hasil belajar. Selanjutnya, analisis data dilakukan secara deskriptif melalui teknik kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung skor, persentase, serta membandingkan capaian setiap pertemuan terhadap indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan dari 86% pada pertemuan pertama menjadi 100% pada pertemuan keempat. Aktivitas siswa meningkat dari 30% menjadi 85%. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 30% menjadi 90%. Keterampilan kerjasama meningkat dari 30% menjadi 90%. Keterampilan pemahaman konsep meningkat dari 30% menjadi 90%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu ranah kognitif mencapai 100%, ranah afektif mencapai 90%, dan ranah psikomotorik mencapai 90% pada pertemuan keempat.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Model PENA efektif meningkatkan aktivitas, keterampilan proses, dan hasil belajar Matematika siswa kelas III SDN Tanjung Pagar 1 Banjarmasin. Oleh karena itu, guru disarankan menjadikannya sebagai alternatif model pembelajaran di SD, dan peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan model ini pada materi atau jenjang kelas yang berbeda.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI