DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA GURU MELALUI MOTIVASI KERJA GURU PADA SMP NEGERI DI KECAMATAN PULAU LAUT UTARA
PENGARANG:NORLIANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-08


Norliani. 2026. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru melalui  Motivasi Kerja Guru pada SMP Negeri  di Kecamatan Pulau Laut Utara. Program Studi Magister Administrasi Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I): Prof. Drs. Suriansyah, M.Pd., Ph.D. Pembimbing (II) Dr. Sulistiyana, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Disiplin Kerja, Motivasi Kerja Guru, Kinerja Guru

Kinerja guru merupakan faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan. Kinerja guru dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional kepala sekolah, disiplin kerja, dan motivasi kerja guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Motivasi Kerja Guru pada SMP Negeri di Kecamatan Pulau Laut Utara.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain survei korelasional ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 137 guru SMP Negeri di Kecamatan Pulau Laut Utara yang seluruhnya dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan angket berskala Likert dan dianalisis melalui statistik deskriptif, analisis jalur (path analysis), dan Uji Sobel untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Disiplin Kerja, Motivasi Kerja Guru, dan Kinerja Guru berada pada kategori tinggi. Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (β = 0,380; p < 0,001; kontribusi 14,5%) dan Motivasi Kerja Guru (β = 0,323; p < 0,001; kontribusi 10,5%). Disiplin Kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (β = 0,929; p < 0,001; kontribusi 86,3%) dan Motivasi Kerja Guru (β = 0,898; p < 0,001; kontribusi 80,7%), sedangkan Motivasi Kerja Guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru (β = 0,870; p < 0,001; kontribusi 75,8%). Analisis jalur menunjukkan bahwa Motivasi Kerja Guru merupakan variabel mediasi yang signifikan, ditunjukkan oleh pengaruh tidak langsung Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru sebesar 0,270 (Sobel Z = 3,88 > 1,96) dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru sebesar 0,165 (Sobel Z = 2,60 > 1,96).

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Disiplin Kerja merupakan faktor paling dominan dalam meningkatkan Kinerja Guru, baik secara langsung maupun melalui Motivasi Kerja Guru. Motivasi Kerja Guru juga terbukti sebagai variabel mediasi yang signifikan. Implikasinya, peningkatan kinerja guru memerlukan penguatan disiplin kerja, motivasi kerja guru, dan penerapan kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI