DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOLABORASI DAN KREATIF SISWA MENGGUNAKAN MODEL BEPANDIR BERBANTUAN MEDIA POHON KEBERAGAMAN PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS 5 SDN SUNGAI LULUT 7
PENGARANG:MUHAMMAD IQBAL
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-08


Muhammad Iqbal, 2026. Meningkatkan Berpikir Kritis, Kolaborasi, dan Kreatif Siswa Model BEPANDIR dan Media Pohon KeberagamanPada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V SDN Sungai Lulut 7. Skripsi ProgramS1PendidikanGuruSekolahDasar,FakultasKeguruandanIlmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Diani Ayu Pratiwi, M.Pd

Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kolaborasi, Kreatif, Model BEPANDIR dan Media Pohon Keberagaman

Permasalahan penelitian dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas VSDNSungai Lulut 7adalahpembelajaranmasihberpusatpadaguru,keterampilan berpikir kritissiswamasihrendah, kolaborasisiswamasihrendah,siswabelum mampu mengembangkan keterampilan kreatif, dan hasil belajar siswa rendah dikarenakan kegiatan belajar pembelajaran cenderung bersifat teacher centered, monoton dan keterlibatan siswa yang kurang. Oleh karena itu salah satu upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan kreatif yaitu melalui model BEPANDIR dan media Pohon Keberagaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, keterampilan kreatif dan hasil belajar siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 4 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sungai Lulut 7, jumlah siswa sebanyak 23 orang, terdiri atas 9 laki-laki dan 14 perempuan pada semester II tahun pelajaran 2025/2026. Data kualitatif diperoleh berdasarkan hasil observasi aktivitas guru, aktivitassiswa,keterampilanberpikir kritis,kolaborasi,dankreatif, sementara data kuantitatif diperoleh berdasarkan hasil belajar siswa melalui tes tertulis secara individual. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakanteknikdeskriptifkualitatifdancrosstabulasiyangdijabarkandengan tabel, grafik, dan interpretasi dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 80% ( aktif) menjadi 98% (sangat aktif). Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 52% (aktif) menjadi 91% (sangat aktif). Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 48% (terampil) menjadi 87% (sangat terampil). Keterampilan kolaborasi siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 61% (terampil) menjadi 96% (terampil). Keterampilan Kreatif siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 57% (terampil) menjadi 91% (sangat terampil). Hal ini berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa dari pertemuan 1 hingga pertemuan 4 meningkat dari 48% menjadi 96%.

BerdasarkanhasiltemuaninidapatdisimpulkanbahwamodelBEPANDIR dan media Pohon Keberagamandapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan kemandirian, motivasi belajar, dan keterampilan kerjasama sertahasil belajar Penelitian ini disarankan untuk guru, kepala sekolah, dan peneliti selanjutnya.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI