DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS, KOMUNIKASI, DAN KARAKTER WASAKA MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LENTERA PADA MURID KELAS V DI SDN GAMBUT 2
PENGARANG:ELYA NURHALIZA RACHIM
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-10


Rachim, Elya Nurhaliza (2026). Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis,

Komunikasi, dan Karakter WASAKA Muatan IPAS Menggunakan Model

Pembelajaran LENTERA Pada Murid Kelas V di SDN Gambut 2. Skripsi

Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar , Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.

Pembimbing: Dr. Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd.

 

 

Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Komunikasi, Karakter

WASAKA Model LENTERA.

 

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya aktivitas murid,

keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan hasil belajar murid pada

pembelajaran IPAS di kelas V SDN Gambut 2. Permasalahan tersebut memerlukan

alternatif pembelajaran yang mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar

secara menyeluruh. Salah satu alternatif yang diterapkan adalah model LENTERA

yaitu kombinasi Problem Based Learning, Numbered Heads Together, dan

Snowball Throwing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru,

aktivitas murid, serta menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis,

keterampilan komunikasi, dan hasil belajar murid pada pembelajaran IPAS.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan

pendekatan kualitatif yang dilaksanakan selama empat kali pertemuan pada 29

murid kelas V SDN Gambut 2. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan

dokumentasi menggunakan instrumen lembar observasi aktivitas guru, lembar

observasi aktivitas murid, tes keterampilan berpikir kritis, lembar penilaian

keterampilan komunikasi, dan tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif

kualitatif dan kuantitatif berdasarkan indikator keberhasilan setiap variabel

penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan

hingga mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas murid meningkat dari 31,03% pada

pertemuan I, 51,72% pada pertemuan II, 68,97% pada pertemuan III, dan 82,76%

pada pertemuan IV. Keterampilan berpikir kritis meningkat dari 17,24% pada

pertemuan I, 37,93% pada pertemuan II, 62,07% pada pertemuan III, dan 82,76%

pada pertemuan IV. Keterampilan komunikasi meningkat dari 24,14% pada

pertemuan I, 58,62% pada pertemuan II, 58,62% pada pertemuan III, dan 82,76%

pada pertemuan IV. Karakter WASAKA meningkat dari 34,48% pada pertemuan I,

48,28% pada pertemuan II, 65,52% pada pertemuan III, dan 82,76% pada

pertemuan IV.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model

LENTERA di kelas V SDN Gambut 2 mampu meningkatkan aktivitas guru dan

murid, keterampilan berpikir kritis, keterampilan komunikasi, dan karakter

WASAKA pada muatan IPAS Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi

referensi bagi guru dalam menerapkan model pembelajaran inovatif guna

meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI