DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH, KOLABORASI DAN BERTANGGUNG JAWAB SISWA MENGGUNAKAN MODEL BATUAH DALAM MATEMATIKA SISWA KELAS III SDN SUNGAI JINGAH 1
PENGARANG:DEWI KURNIAWATI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2026-08-10


Kurniawati, Dewi (2026). Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah, Kolaborasi, dan Bertanggung Jawab Siswa menggunakan Model BATUAH dalam matematika Siswa Kelas III SDN Sungai Jingah 1. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing: Akhmad Riandy Agusta, M.Pd

KataKunci:PemecahanMasalah,Kolaborasi,BertanggungJawab,ModelBATUAH

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, dan bertanggung jawab siswa pada pembelajaran matematika materi pengukuran. Hal tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurangnyapenggunaan modelpembelajaran inovatif, rendahnyaketerlibatan siswa dalam pembelajaran, serta kurang optimalnya pembelajaran kelompokyangmenyebabkan siswa pasif, kurang percaya diri, dan belum mampu menyelesaikan masalah secara mandiri. Solusi yang dilakukan adalah menerapkan model pembelajaran BATUAH. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa, serta menganalisis peningkatan keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, bertanggung jawab, dan hasil belajar siswa.

PenelitianinimerupakanPenelitianTindakanKelas(PTK)yangdilaksanakandalam 4pertemuandengansubjeksiswakelasIIISDNSungaiJingah1yangberjumlah16orang pada semester II tahun pelajaran 2025/2026. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan pemecahan masalah, keterampilan kolaborasi, dan keterampilan bertanggung jawab siswa, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil tes tertulis kelompok dan individu. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang disajikan dalam tabel, grafik, dan persentase.

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwaaktivitasgurumengalami peningkatandengan kriteria “sangat baik” pada setiap pertemuan. Aktivitas siswa, keterampilan pemecahan masalah,keterampilankolaborasi,keterampilanbertanggungjawab,danhasilbelajarsiswa juga mengalami peningkatan hingga mencapai ketuntasan klasikal yang diharapkan.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model BATUAH mampu meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, bertanggung jawab, serta hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika materi pengukuran. Penelitian ini disarankan bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya sebagai alternatif penggunaan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI